Kamis, 22 April 2010

DIM - Tune Up, Service dan Penggantian Oli Santi-Jo



لسلام عليكم و رحمة الله و بركاته


Tanggal 14 Kemaren Santi-Jo ku ganti Oli mesin di Shop & Drive Jl. KH. Hasyim Ashari tangerang, Filter oli udah ku siapin dari rumah dangan P/N seharga Rp 24 rb dan masuk langsung dilayani, oli yang aku gunakan biasanya Repsol 10-40W dan aku suka oli ini karena dulu saat pertama masuk beres rekomendasi Hyundai menggunakan oli ini, selanjutnya mulai tahu 2008 kerjasama dengan repsol berkahir dan Hyundai menyarankan untuk ganti oli patner yang kebetulan kurang aku minatin, jadi tetap saja menggunakan oli Repsol dan ganti nya di Shp & Drive, total cost untuk penggantian Oli ini plus bersih2 ruang mesin dan check Accu Rp 300rb.

Sehabis dari Shop & Drive, si-santi jo ku langsung luncur ke Hyundai Serpong yang lokasinya sudah berpindah dari sekitaran RS Assobirin ke lokasi lebih dekat dari rumah yakni di depan Pabrik Pratama serpong. Di lokasi yang baru ini Hyundai berpatner dengan PT Eka Jaya Mobilindo gedung ini terintegrasi untuk bengkel ( One Stop Service Shop ), ada bengkel Suzuki, Mercy dan Hyundai sendiri...saat masuk kagok juga karena masih dalam tahap pengembangan yg belum semuanya rampung, tapi gedung ini sangat komplit dari mulai perawatan/ service, spooring balancing, cuci mobil dan pengecatan ulang semua lengkap dalam satu atap, kebetulan saya berkenalan dengan service managernya pak Supandi yang kebetulan ruamahnya berdekatan dengan rumah saya.

Perlu diketahui juga bahwa Group PT Eka Jaya Mobilindo ini pemiliknya adalah dokter Eka Julianta, specialist Bedah Syaraf yang sudah mumpuni dan pernah masuk acara Kick Andy, Begitu kata Pak Supandi mempromosikan bengkelnya dengan memperlihatkan semua pasilitas yang ada.

Kembali ke service Santi Jo ku, rencana ini boil mau Tune Up dan Ganti Oli Transmisi serta pengecekan suara yang riuh rendah di ruang mesin, dan setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan beberapa item yang harus diganti yakni roda depan sebelah kanan terasa Oblak jadi harus ganti Long Tie rod, suara yang berisik disebabkan karena Pully Tensioner yg kemungkinan tidak bagus, disarankan juga untuk diganti dan ketika saya ngolong 4 buah CV Bootnya ( Rubber Flexible cover CV ) sudah harus diganti dan demikian juga untuk Mounting Engine kiri-kanan dan belakang, tapi sangat disayangkan spare partnya belum tersedia dan kalaupun ada saya lebih memilih yang Mobis karena harganya akan jauh lebih miring, selain dari itu santi ini juga akan dipakai besok, karena sudah janjian dengan teman, jadi terpaksa service kali ini tidak dilakukan semua dan partial saja, entar deh kalau udah punya uang cash baru diganti semua.

Setelah dilakukan Penggantian Oli Transmisi, Tune up dan penggantian Long Tie Rod, santi langsung ke lokasi Spooring di gedung ini juga nah disini juga ada masalah saat spooring karena ban Depan sebelah kiri Caster tidak bisa diadjust oleh montir spooring, hal ini terjadi kemungkinan karena ini boil pernah nabrak sesuatu sehingga posisi frame bergeser sebesar +1.37 derajat....nabark dari hongkong saya bilang, lah wong ga pernah nabrak kok....dia bilang saat di tol coba steer dilepas ini mobil akan lari ke kiri, dan ketika saya coba steer tidak lari kekiri kok...tetap lurus, saya sedikit bingung juga karena ini spooring sdh 3 dimensi dan teknologi terbaru hal ini dapat saya lihat kondisi mesin spooring yang memang masih baru, akhirnya karena sudah tidak bisa diadjust lagi saya biarin aja kondisi seperti itu karena hari memang sudah mulai gelap.

Hingga selesai saya tungguin nich santi yang lagi Opname, dari saat Tune Up, ganti Oli Transmisi, Ganti Long Tie Rod dan Spooring, serta adjust AFR atau atau lebih dikenal dengan sebutan Test Uji Emisi meskipun tidak disediakan sticker, semua saya ikuting dan masuk juga kekolong mobil untuk memeriksa semua kondisi yang ada, special untuk bagian bawah ruang mesin, mungkin saja ada rembesan oli, tapi alhamdulilah tidak rembesan. Dan selain dari itu saya memperhatikan juga kerja montir yang menangani santiku karena Montir ini sepertinya cukup berpengalaman dan dia adalah montir bawaan dari bengkel sebelumnya yang lokasinya dekat RS Assobirin.

Meskipun Montir yg ada disini kebanyakan Montir baru namun hasil kerjanya lumayan memuasakan, sebetulnya saya lebih percaya dengan montir lama saya yakni Mas Sodik, tapi katanya dia ikut dengan bosnya terdahulu di Hino Truck karena disana gajinya lumayan memuaskan, tapi tidak apalah dengan montir yg ada ini juga lumayan, bahkan dia mau kalau diajak ngobrol sambil mengerjakan tugasnya.

Service Santi Jo akhirnya selesai kira2 jam 19:20, kondisi mesin setelah Tune Up semakin maknyuss, saya coba tambah bensin dengan bensin bersubsidi tarikan juga masih terasa enak.
Terimakasih Yuli atas kerjamu yang bagus menservice Santiku, mudah-mudahan santiku tetap okey dan nyaman dikendarai.

Demikianlah semoga tulisan ini bermanfaat sebagai referensi dan catatan perjalanan Santi Jo ku tentunnya dan pengguna Santa Fe pada umumnya.



Tangerang 22 April 2010



Wasalam,


Biaya Service dan Pemakaian spare Part

1. Engine Tune Up Rp 215 rb
2. Ganti Pully Tesioner Rp 85 rb
3. Ganti Long Tie Rod Rp 125 rb
4. Spooring Rp 125 rb
5. Spark plug/ Busi Champion RN9YC 6bh Rp 15 rb
6. Joint Assembly - Inner Ball P/N : 57724 - 3A000 Rp 269 rb
7. Tensioner Assy Rp 323 rb
8. Oli Transmisi Hyundai 85W-85 GL4 Rp 169 rb
9. Engine Conditioner Performance Rp 80 rb

Total Cost : Rp 1.47 jt






Tambahan Info Peresmian Bengkel Hyundai Serpong 05-05-2010

DIM - Penggantian AC Santi-Jo


لسلام عليكم و رحمة الله و بركاته


Tanggal 20 Januari kemaren Santi-Jo ku Compressornya di rekondisi karena ada kebocoran di seal compressor, montir ac nya sih sudah bilang ac ini tidak akan bertahan lama karena suara ac sudah ngorok dan kalau seal diganti artinya terjadi ketidak seimbangan antara suction dan discharge yg disebabkan karena umur pakai ( life time ) compressor itu sendiri, tapi karena penasaran akhirnya tetap saya coba untuk recondisi partial saja yakni hanya menganti seal compressor, hasilnya setelah satu minggu perbaikan suara ngorok itu timbul lagi dan berakibat suara yang kurang sedap diruang mesin.
Tanggal 14 april kemaren santi-Jo saya Tune up plus ganti olie transmisi di Hyundai Serpong, sambil berkomunikasi sama advisernya mengenai suara yang kurang sedap itu, adviser menyarankan untuk mengganti tesioner, namun setelah dilakukan penggantian tensioner ternyata suaranya masih tetap bergemuruh, jadi montir hyundai tidak bisa managani hal itu karena masalah sebenarnya di Compressor AC.
Berhubung besoknya ini mobil mau dipakai ke Anyer dengan terpakasa masalah ac saya lupakan dulu, namun apa dikata saat dibawa jalan2 ac tiba-tiba tidak dingin sama kasusnya seperti kejadian saat di puncak itu, tidak ada beban saat ac dinyalakan dan angin yang berhembus udara biasa bukan udara dingin.
Karena besok hari sabtu dan minggu, terpaksa santi-jo saya parkir digarasi, karena kalau dibawa kebengkel saat libur pasti akan rame pengeunjung.  Adapun bengkel ac tersebut adalah Victory jaya Ac yang berlokasi di Meruya Ilir, teman-teman di milis sering merekomondasikan service ac ini karena montirnya handal dan hasilnya lumayan bagus.
Jadi hari senin tanggal 19 april jam 10:30 saya sampai di lokasi service tapi mobil tidak bisa masuk kedalam karena pengunjung ternyata ramai sekali sampai penuh parkiran mobil untuk service AC, mobil terpaksa parkir diluar untuk menunggu giliran....namun permasalahan sudah saya ceritakan ke chief atau yg punya ini bengkel yakni Koh Apin.
Jam 12:15 Santi-Jo masuk dan kemudian compressor di buka dan diperiksa, hasilnya " disuction compressor ditemukan warna olie yg berwarna hitam dan bercampur dengan gram...Koh Apin menyarankan agar Compressor diganti, dia menyarankan agar Compressor+Condesor dan Dryer diganti dengan Eks copotan BMW, saya tanya ada masalah dengan penggantian tersebut dia bilang ga ada masalah powernya sama 17 PK dan dengan penggantian ini sebagian besar tubing Pipe akan dimodifikasi disesuaikan dengan compressor baru tersebut dan selanjutnya blower+ evaporator akan dibersihkan serta Filter AC akan diganti.
Nah berdasarkan kondisi tersebut saya langsung tanya berapa biaya yang dibutuhkan untuk semua item tersebut, Koh Apin bilang biayanya Rp 2.5 Jt, dengan sedikit tawar menawar akhirnya disepakati biaya tersebut sebesar Rp 2.3 Jt, saya pikir lumayan bila mengganti compressor original  P/N 97701-26011 biayanya akan lebih tinggi dari itu yakni mendekati Rp 7 jt, itupun hanya compressornya saja sedangkan condesnor + Dryer P/N 97606-26001 harganya Rp 3 Jt...ya apa boleh buat lebih baik yang pake copotan eks BMW dengan harga 2.3 jt dan garansi 1 tahun.
Akhirnya Santi-Jo ku selesai service AC jam 20:10 dengan kondisi AC yang dingin dan merata disemua bagian dan suara ngorok compressor pun hilang ditelan bumi, lumayan lah untuk menyelusuri jakarta yang macet ini dan panas ini mandi keringet deh klalau boil AC nya tidak berfungsi.
Demikian, informasi ini mudah mudahan bermanfaat.

Tangerang, 22 April 2010

Wasalam,

Note :
Victory Jaya AC
Jl. Meruya Ilir No. 16 Kb Jeruk Jakarta Barat
Tlp. 0215864361, 02168013758
PIC : Koh Apin










Kamis, 01 April 2010

Pameran Tunggal Kang ISA PERKASA di Canna Gallery Kelapa Gading




Bermula dari woro-woro nya mas Agam : http://agamfat.multiply.com/journal/item/130/Diskusi_Markus_dalam_Lukisan Jadi tertarik juga untuk menyaksikan Pameran tunggal Lukisan Kontemporer Kang Isa Perkasa di Galeri Canna Kelapa Gading Jakarta, sekerdar melepas dahaga terhadap kecintaan saya terhadap seni, kebetulan sedang libur kerja dan serta lokasi tersebut sudah saya sangat kenal karena sebelumnya didaerah tersebut selalu saya lalui ketika hendak pulang kerja.

Pameran tunggal Lukisan Kontemporer karya Kang Isa Perkasa ini bertemakan “ Seragam yang Diingatkan “ dimana semua Kain kamvas yang dilukis terbuat dari bahan seragam aparat yang dilukis baik itu Kepolisian, Kejaksaan, aparat Pemda, Tentara dan aparat Kehutanan, bentuk lukisan berformat Klise/ Nigatif Film dimana bentuknya masih teransparan dan ini mencerminkan kisah suram dari aparat atau institusi yang dikritisi.
Lukisan yang dibuat juga sangat mudah kita pahami dimana lukisan-lukisan tersebut berupa simbol-simbol umum baik itu simbol Korupsi, Penyuapan, Kolusi Pengkambing hitaman dan makelar kasus.

Pameran Lukisan tunggal ini dibuka oleh Kang Teten Masduki selaku ketua ICW, dan dihadiri oleh para wartawan media cetak/ photographi, media Televisi, para CICAKER dan pengunjung. Selain Pembukaan Pameran Tunggal acara pembukaan pameran ini juga diisi oleh Diskusi tentang tema tersebut diatas dimana Menjamurnya kasus Suap, Kolusi, Korupsi dan Markus ditubuh Oknum Aparat Penegak Hukum baik itu di KEPOLISIAN ataupun KEJAKSAAN yang seharusnya menjadi ujung tombak bagi penegakan keadilan, tapi justru berbuat dan bertindak diluar dari yang sudah digariskan.

Sebetulnya acara diskusi ini dihadiri oleh Kang Denny Hendrayana dan Pak Susno Duaji sebagai Narasumber, tetapi karena beliau berhalangan hadir, maka sebagai nara sumbernya adalah Pak Bambang Widodo Umar, dari Pelaku Seni Kang Tisna Sanjaya dan Kurator Bang Ucok ( Aminudin TH Siregar ).
Diskusi yang dimodertori oleh Kang Teten ini, terasa menarik dan semarak ketika Kang Tisna Sanjaya mengemukakan dagelan2 sunda yang sangat kocak khususnya tentang lukisan sebagai alat kritik/ protes social yang tentunya akan menjewer lembaga atau perorangan yang diingatkan/ dikritisi, berbagai hal mengemukan dan dengan dagelan itu para pengunjung dan peserta turut larut dalam diskusi dan tertawa tentunya.

Ada beberap hal yang saya dapat dari menghadiri pameran ini, yakni : Kang Isa Perkasa mengangkat persoalan Negatif dari aparat pemerintah yang dikritisinya dan yang kedua keyakinan dan Ide akan mengalir dengan sendirinya bila kita perduli dengan kondisi disekitar kita, yang ditampilakan baik melalui media seni ataupun media lainnya, dan satu hal yang penting adalah semua itu tidak akan berjalan dengan baik kalau tidak ada sinergi diantara semua komponen yanga ada.

Nah, saya sudah menyaksikan pameran ini, bila anda tertarik silahkan datang kelokasi di Gallery Canna Jl Bulevar Raya Blok LC 6 33-34 Kepala Gading Jakarta, pameran ini terbuka untuk umum hingga tanggal 10 April 2010, anda dipersilahkan untuk mengabadikannya melalui camera yang anda bawa dan anda juga dapat bertanya pada Kang Isa Perkasa tentang makna dari lukisan yang dibuat, beliau akan menyambut anda dengan baik dan dengan keramahtamahanya tentunya. Dengan hadirnya anda disana, berarti anda sudah perduli dengan Kondisi bangsa ini yang penuh dengan kesan Negatif akan oknum aparat yang melakukan hal-hal yang tercela, yakni Korupsi, Suap dan Makelar kasus....Untuk itu kita harus berada digaris depan untuk mengawasi dan mengkritisi mereka.





Tangerang, 1 April 2010.


Wasalam,






Selasa, 30 Maret 2010

Soto Betawi H.Mamat BSD Serpong Maknyuss deh.

Rating:★★★★
Category:Restaurants
Cuisine: Other
Location:BSD Serpong
لسلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Sebenarnya sudah lama ingin memposting/ mereview tempat makan ini, karena menurut saya rasa masakan H.Mamat ini benar-benar makyuss dan bersahabat dengan lidah saya sehingga saya menyukainya.

Seperti biasa setelah pulang dari tugas, biasanya saya dan istri tercinta menikmati panganan luar atau jalan-jalan ke bioskop untuk mengisi waktu luang, karena saat pagi hingga sore anak-anak semua sekolah.

Setelah kita sampai di lokasi ( H.Mamat ), parkiran sudah penuh dan sulit sekali untuk memarkir kendaraan, terpaksalah parkir agak jauhan sedikit dari lokasi sebenarnya, hal ini mungkin waktunya makan siang sehingga pengunjung pada datang untuk mengisi perut yang sudah tidak bisa diajak kompromi.

Ketika kita berdua masuk kedalam ruangan, Susana lebih ramai lagi, dan ini akan menyulitkan saya karena saya adalah perokok dan memang lebih baik kalau makan di luar yang kebetulan kursinya masih kosong, tak berapa lama setelah kita duduk, pelayan datang untuk menawarkan apa menu yang akan kita makan : saya hanya pesen sama istri sebelumnya untuk makan soto daging dan istri pesan oseng2 kuah santan dan minuman kesukaan saya yakni jus jeruk, serta bungkus dari menu kedua tersebut 4 bungkus buat anak2 dirumah untuk makan malam.

Tak berapa lama kemudian pelayan datang dengan membawa pesanan kami dan setelah itu, kita nikmati makan yang menyenangkan, karena itu tadi rasa menunya yang cocok denga lidah kami….satu hal lagi kalau menu ini kita bungkus dan makan dirumah…rasanya tidak akan berobah akan tetap sama seperti kita makan disana, inilah faktor utama kenapa saya sering makan disini. Kalau di lokasi enak tapi ketika makan dirumah tidak enak biasanya saya ogah datang lagi ke tempat tersebut.

Oh ya, kalau mau direview Rumah makan ini maka :
Soal rasa makanan nomor satu deh, enak dan maknyus…kalau suasana tempat, menurut saya kurang bagus mungkin karena terlalu banyaknya pengunjung dan kurangnya ventilasi atau kipas angin sehingga terasa gerah dan keringetan kalau kita makan didalam.
Yang ketiga lokasi parker kurang begitu lapang bahkan boleh dibilang sempit, kalau anda datang terlambat maka anda akan parkiran yg agak jauhan dari lokasi, kalau saya perhatikan yang bawa kendaraan R1 maka yang turun kebanyakan lebih dari 2 orang…mereka datang dengan rombongan kemungkinan sih satu kantor gitu…!!!
Tapi kelemahan di parkiran ini agak terobati oleh petugas parkir yang akan membantu kita baik saat kita parkir dan saat kita keluar, alhamdulillah tentunya.

Demikianlah semoga tulisan ini bermanfaat, dan kalau anda mau mencoba...silahkan, lokasinya didepan showroom suzuki dan kalau kita dari tangerang setelah BSD junction disebelah kiri jalan.







Photobucket Photobucket
Photobucket Photobucket


Tangerang, 30 Maret 2010



Wassalam,



Selasa, 23 Maret 2010

Asal Mula Orang Kumering ( Jolma sikam kaunyin )



Oleh : - Alm. H.M. Hatta Ismail, & Alm. H.M. Arlan Ismail,



Kelompok Masyarakat ini hidup dan menyebar di sepanjang aliran sungai yang sekarang di kenal dengan nama sungai Komring maka penduduknya di sebut orang Komring, dan bahasanya pun disebut dengan bahasa Komring.

Sementara itu W.V. Van Royen menulis dalam bukunya “ DePalembang Sche Marga (1927 ) “ tidak menyebut orang komring tetapi “ Jelma Daya “ yang berarti kelompok masyarakat yang ulet dan dinamis, dan seorang sejarawan dari Belanda Van Der Tuc menyebut kelompok masyarakat ini dengan nama “ Kembiring “ yang di artikan sebagai manusia jadi-jadian ( orang yang dapat menghilang dan bisa berubah menjadi Harimau ).
Nama sungai Komring sendiri diambil dari nama seorang saudagar buah Pinang yang berasal dari India yang bernama Komring Singh , makam ( kuburan ) nya terdapat di sebelah hulu desa Muara Dua, sungai yang mengalir mulai dari makam tersebut tepatnya mulai dari pertemuan sungai Selabung dengan Wai Saka yang mengalir ke hilir sampai muara Plaju di sebut sungai Komring, tidak semua penduduk yang mendiami sungai komring di sebut orang komring, aliran sungai Komring sampai di Gunung Batu, penduduknya terbagi dalam 2 ( dua ) Kewedanaan Muara Dua dan Kewedanaan Martapura , sebagian penduduk kewedanaan Muara Dua di sebut Jelma Daya bukan Orang Komring walaupun mereka tinggal di pinggir sungai Komring sementara itu penduduk yang termasuk kewedanaan Martapura di sebut orang komring.

Kelompok masyarakat ini awalnya berasal dari Gunung Seminung yang membawa Budaya Rumpun Seminung. Masyarakat Rumpun Seminung tergolong suku Melayu Kuno ( Proto Malayan Tribes ), bahasanya banyak terdiri dari bahasa Melayu Kuno , bahasa Jawa Kuno dan bahasa Sansekerta , Kelompok masyarakat ini kemudian berkembang dan menyebar menjadi beberapa kelompok masyarakat.

- Yang pertama - Kelompok masyarakat yang mendiami sekitar daerah gunung seminung sampai ke Ranau kemudian terbentuk masyarakat Ranau.

- Yang kedua - Kelompok masyarakat yang turun dari Gunung Seminung kearah Lampung kemudian di kenal dengan kelompok masyarakat Lampung Peminggir.

- Yang ke tiga - Kelompok masyarakat yang turun dari Gunung Seminung menyusuri aliran sungai yang kemudian di kenal dengan kelompok Samanda Di Way yang sekarang menjadi masyarakat yang kita kenal dengan Orang Komring atau Jolma Daya..

Menurut sejarah Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan ( 1979 ) Jelma Daya adalah kelompok pertama yang turun dari gunung Seminung melalui Danau Ranau kemudian seterusnya menelusuri sungai Komring sampai di Gunung Batu adalah kelompok Semendawai. Semendawai berasal dari kata Samanda Di Way yang berarti mengikuti aliran sungai . Kelompok masyarakat ini kemudian berkembang dan berpencar membentuk 7 ( Tujuh ) Kepuhyangan ( kepuyangan) , antara lain :

- Kepuhyangan Pertama menempati pangkal teluk yang agak membukit yang kini kita kenal dengan nama GUNUNG BATU, kelompok ini di pimpin oleh Pu Hyang Ratu Sabibul .

- Kepuhyangan Kedua menempati suatu dataran rendah yang kemudian dinamakan MALUWAY, kelompok ini di pimpin oleh Pu Hyang Kai Patih Kandil.

- Kepuhyangan ke Tiga menempati muara sungai di dalam teluk yang kemudian dikenal dengan nama MINANGA , kelompok ini di pimpin oleh Pu Hyang Minak Ratu Damang Bing.

- Kepuhyangan ke Empat menemukan padangan rumput yang luas kemudian menempatinya, pekerjaan mereka membuka padangan ini yang di sebut Madang yang kemudian dijadikan nama Kepuhyangan Madang, tempat pertama yang mereka duduki di namakan GUNUNG TERANG, kelompok ini di pimpin oleh Puhyang Umpu Sipadang.

- Kepuhyangan ke Lima di Pimpin oleh Pu Hyang Minak Adipati yang konon kabarnya suka membawa peliung yang kemudian di jadikan nama kepuhyangan Pemuka Peliung, dari kepuhyangan inilah kelak di kemudian hari setelah terjadinya Perang Abung ( 1400 M ) antara dinasti Paksi Pak dari Sekala Berak dengan Orang Abung, kemudian menyebar mendirikan kepuhyangan baru antara lain Kepuhyangan Banton di pimpin oleh Pu Hyang Ratu Penghulu, Kepuhyangan Pulau Negara yang di pimpin oleh Pu Hyang Umpu Ratu.

- Kepuhyangan ke Enam di bawah pimpinan Pu Hyang Jati Kramat , yang dipercayai oleh penduduk setempat bahwa istri beliau berasal dari atau keluar dari Bunga Mayang Pinang sehingga di abadikan pada nama kepuhyangan mereka , Kepuhyangan Bunga Mayang.

- Kepuhyangan ke Tujuh di pimpin oleh Puhyang Sibalakuang, kelompok ini pada mulanya menempati daerah MAHANGGIN yang kemudian setelah terjadinya perang Abung mendirikan cabang – cabang di daerah sekitarnya seperti Sandang, Rawan, Rujung, Kiti, Lengkayap dan banyak kepuhyangan ini mengunakan nama Bhu Way.

Menurut penelitian Geomorfologi sejak terjadi pendangkalan sungai Komring yang terjadi akibat adanya pengendapan lumpur di sungai Komring, sungai tersebut mulai terus mengecil dan kemudian sekitar 20 Km dari Desa Rasuan sungai komring terpecah menjadi 2 ( dua ) aliran, aliran yang lama terus menyempit sampai dengan desa Minanga dan berakhir di daerah Rawa-rawa dan Lebak ( pada jaman purba merupakan lautan ), sementara itu aliran baru terus mengalir dan bermuara di Plaju. Sebagian masyarakat yang terbentuk pada aliran baru ini kemudian membaur membentuk Komring Baru atau yang di kenal sekarang dengan nama Komring Ilir, namun sebagian kelompok masyarakat ini menolak untuk dianggap sebagai orang Komring di karenakan kelompok masyarakat ini sudah tidak membawa dan mewarisi Adat dan Budaya Rumpun Seminung.



Sumber : Jolma sikam kaunyin

Image : 4.bp.blogspot.com

:: INFONUKLIR ::

http://www.infonuklir.com/index.php?page=e-aktual

Sabtu, 20 Maret 2010

P21 - Kode Surat Perkara


لسلام عليكم و رحمة الله و بركاته


P19, P20 & P21, sering baner saya dengar ketika rame-ramenya kasus Pak Bibit & Pak Chandra dalam perseteruan Cicak vs Buaya, dan baru-baru ini  juga Pak Susno jmenyatakan bahwa kasus Kongkalingkong Pengelapan Pajak oleh pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang berinisial GT sudah P21, apa sih sebetulnya maksud dari akronim P21 ini...??? memang dibagian lain dari P21 sudah dijelaskan bahwa status penyidikan perkara sudah lengkap.. tapi setelah saya telusuri ternyata ada banyak akronim P ini, yakni dari P1 s/d P51.

Nah karena saya tidak sekolah di Hukum ( bukan dihukum ), maka saya tidak bisa menjelaskan makna detailnya, lebih baik kita mengetahui saja sebagai referensi, sehingga kalau ada omongan atau tulisan setidaknya kita sudah bisa sedikit mengerti maksud dan arti dari akronim tersebut.

Tulisan dibawah ini saya copas dari sumber langsung, dan tentunya sudah mendapat izin dari yang punya :


Dalam menangani suatu perkara, seorang Kuasa Hukum diwajibkan untuk mengetahui kode-kode surat apa saja yang digunakan, khususnya kode-kode surat perkara yang digunakan oleh penyidik. Tidak jarang seorang Kuasa Hukum tidak mengetahui kode-kode surat yang ada dalam sebuah perkara. Dan hal ini menjadi nilai negatif bagi si Kuasa Hukum terhadap kliennya. Berikut kode-kode surat perkara yang sering dipakai dalam sebuah perkara:
P-1      : Penerimaan Laporan (Tetap)
P-2      : Surat Perintah Penyelidikan
P-3      : Rencana Penyelidikan
P-4      : Permintaan Keterangan
P-5      : Laporan Hasil Penyelidikan
P-6      : Laporan Terjadinya Tindak Pidana
P-7      : Matrik Perkara Tindak Pidana
P-8      : Surat Perintah Penyidikan
P-8A   : Rencana Jadwal Kegiatan Penyidikan
P-9      : Surat Panggilan Saksi / Tersangka
P-10    : Bantuan Keterangan Ahli
P-11     : Bantuan Pemanggilan Saksi / Ahli
P-12    : Laporan Pengembangan Penyidikan
P-13    : Usul Penghentian Penyidikan / Penuntutan
P-14    : Surat Perintah Penghentian Penyidikan
P-15    : Surat Perintah Penyerahan Berkas Perkara
P-16    : Surat Perintah Penunjukkan Jaksa Penuntut Umum untuk Mengikuti Perkembangan Penyidikan Perkara Tindak Pidana
P-16A : Surat Perintah Penunjukkan Jaksa Penuntut Umum untuk Penyelesaian Perkara Tindak Pidana
P-17    : Permintaan Perkembangan Hasil Penyelidikan
P-18    : Hasil Penyelidikan Belum Lengkap
P-19    : Pengembalian Berkas Perkara untuk Dilengkapi
P-20   : Pemberitahuan bahwa Waktu Penyidikan Telah Habis
P-21    : Pemberitahuan bahwa Hasil Pewnyidikan sudah Lengkap
P-21A : Pemberitahuan Susulan Hasil Penyidikan Sudah Lengkap
P-22   : Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti
P-23    : Surat Susulan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti
P-24   : Berita Acara Pendapat
P-25    : Surat Perintah Melengkapi Berkas Perkara
P-26    : Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan
P-27    : Surat Ketetapan Pencabutan Penghentian Penuntutan
P-28   : Riwayat Perkara
P-29    : Surat Dakwaan
P-30   : Catatan Penuntut Umum
P-31    : Surat Pelimpahan Perkara Acara Pemeriksaan Biasa (APB)
P-32    : Surat Pelimpahan Perkara Acara Pemeriksaan Singkat (APS) untuk Mengadili
P-33    : Tanda Terima Surat Pelimpahan Perkara APB / APS
P-34    : Tanda Terima Barang Bukti
P-35    : Laporan Pelimpahan Perkara  Pengamanan Persidangnan
P-36    : Permintaan Bantuan Pengawalan / Pengamanan Persidangan
P-37    : Surat Panggilan Saksi Ahli / Terdakwa / Terpidana
P-38    : Bantuan Panggilan Saksi / Tersngka / terdakwa
P-39    : Laporan Hasil Persidangan
P-40   : Perlawanan Jaksa Penuntut Umum terhadap Penetapan Ketua PN / Penetapan Hakim
P-41    : Rencana Tuntutan Pidana
P-42   : Surat Tuntutan
P-43    : Laporan Tuntuan Pidana
P-44   : Laporan Jaksa Penuntut Umum Segera setelah Putusan
P-45    : Laporan Putusan Pengadilan
P-46    : Memori Banding
P-47    : Memori Kasasi
P-48   : Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan
P-49    : Surat Ketetapan Gugurnya  / Hapusnya Wewenang Mengeksekusi
P-50   : Usul Permohanan Kasasi Demi Kepentingan Hukum
P-51    : Pemberitahuan Pemidanaan Bersyarat
Demikian Kode-kode Surat Perkara. Semoga ini bisa membantu temen-temen di luar sana yang juga mendalami Hukum seperti saya, mauoun masyarakat umum yang tertari serta memerlukan tulisan/informasi ini.
Segala konten dalam tulisan ini, saya dapat dari perkuliahan yang telah saya jalani.

-Ernis Feriandes-


Sumber Tulisan : basedonlife

Ilustrasi Image : apakabarsidempuan