Kamis, 05 Juli 2012

Perjalanan Panjang Menuju Bromo

 photo Bromo29_zps40a7cbf6.jpg Kawasan Gunung Bromo - Semeru merupakan kawasan wisata yang menjadi impian setiap Komunitas Otomotif, karena medannya yang cukup berat dan terjal serta tanjakan sangat curam untuk mencapainya. Namun betapapun beratnya karena sudah menjadi impian dan cita-cita sejak dua tahun yang lalu makan kendala-kendala itu bisa juga dilalui, meskipun Touring kali ini tidak bersama Komunitas Otomotif, namun hanya bersama keluarga.

Rencana Touring keluarga ini sebetulnya sudah dipersiapkan sejak 6 bulan yang lalu dan jalur yang dipilih juga melewati jalur Utara dan masuk ke jalur alternatif dan tidak melalui Surabaya, dimulai dari rumah tanggal 25 Juni 2012 hari senin setelah hasil pengumuman si-sulung diterima di SMPN 1 Tangerang tepat jam 19:30 kita sekeluarga berangkat menuju Ngadisari, Cemoro lawang Probolinggo Jawa timur.

Perjalanan melewati JORR BSD hingga ke Cikampek dilalui dengan mulus dan sempat tersendat di exit tol cikampek, dan lanjut lewat lintas utara via Tol Plumbon - Tegal dan Pekalongan dan di SPBU Pekalongan ( 03:55 ) kita istirahat untuk mengisi bahan bakan sekaligus Shallat Subuh, dan setelah itu kita melanjutkan perjalanan melalui Batang - Waleri dan Kendal, ketika jam menunjukan 06:50, kami istirahat untuk sarapan pagi di RM. Barokah dan selanjutnya menuju semarang via jalan tol dan keluar tol menuju Demak - Kudus - Pati.

Di jalur Demak dan Kudus kita bisa memacu kendaraan dengan kecepatan rata-rata 90-100kpj, karena jalannya mulus dan lengam, namun ketika memasuki Pati jalan mulai rusak, timbunan batu dan tananh membuat kabut debu yang menutupi jalan dan persis mendekati 1 km di kantor Kecamatan Batangan kendaraan terhenti dengan antrian kendaraan besar, disini kita terhenti selama 2 Jam karena ada truck yang patah As dan menutupi sebagian jalan, sedangkan jalan disebelahnya belum bisa digunakan karena lagi diconcrate atau dicor, lega rasanya hati ketika melewati/ lepas dari kemacetan ini. 

Perjalanan selanjutnya menuju Juwana dan Rembang namun waktu sudah menunjukan pukul 12:45 siang, akhirnya kita istirahat di rumah makan Trio-G daerah Sarang, Rembang Timur, dan setelah makan siang perjalanan diteruskan menuju Tuban ( 15:10 ) dan selanjutnya ke Babat - Kedungpring - Ngimbang dan Mojokerto via jalur alternatif, jalannya lumayan bagus namun cukup sepi jadi bisa memacu kecepatan 80-90kpj.

Tepat jam 18:09 kita istirahat sejenak dan kemudian kita melanjutkan perjalanan di kota Mojokerto untuk mencari penginapan, dan alhamdulillah jam 19:05 kita menemukan penginamapan yang lumayan untuk berlima, dimana kamar tersebut terdiri dari 2 tempat tidur ukuran besar dengan harga yang relatif murah.

Keesokan harinya tanggal 26 Juni 2012 tepat jam 06:30 pagi setelah sarapan pagi, kami berangkat menuju Bromo via Tosari tidak melalui Ngadisari sesuai rencana awal, pertimbangannya adalah kalau bisa via Tosari naik dan turun via Ngadisari akan memotong jalur menuju Bali tentunya. akhirnya kendaraan kami bergerak menuju Pasuruan melewati jalan raya gempol-pasuruan dan masuk ke Bangil dan selanjutnya ke Winagon dan Tosari, menelusuri lintas Tosari kondisi jalan sangat bagus dan kendaraan yang lalu lalang juga relatif sepi, namun kondisi jalan yang menanjak dan ada tikungan2 yang patah dan cilukba, memungkinkan kendaranan dijaga tetap pada kecepatan 40-50 kpj saja.  Tepat jam 9:30 kami Tiba di Penginapan wilayah Wonokitri menurunkan barang dan mencari Jeep Hartop yang akan menemani kami besok subuh ke Penanjakan, Kawah Bromo, Pasir Berbisik dan Padang Savana.

 photo Bromo55_zps48ae6f4d.jpg
Keesokan harinya hari rabu tanggal 28 Juni 2012 kami bangun dini hari ( 03:00 ) dan setelah sarapan pagi kami berangkat menuju Penanjakan untuk menyaksikan Sunrise bersama kendaraan Hartop yang sudah disewa dan driver yang membawa kendaraan kami untuk diparkir di Dengklik, sementara kami menyaksikan panorama Sunrise di penanjakan, kondisi di area Penanjakan sangat padat dan ramai oleh wisatawan lokal dan manca negara, selain dari itu kondisi udara yang menurut kami sangat dingin, anda diwajibkan untuk mengenakan pakaian kalau perlu hingga tiga lapis dan mengenakan sarung tangan, topi khusus dan shal kalau perlu, kalau tidak anda pasti akan menyewa jaket persis saat diatas penanjakan dan itu disediakan.

Tepat Pukul 06:40, setelah menyaksikan Sunrise kami menuruni Penanjakan bersama kendaraan kami menuju kelautan Pasir dan Kawah Bromo, dan setelah tiba di area parkiran yang dipenuhi oleh Jeep Hartop dan Land Rover, akan ada banyak tawaran untuk menyewa kuda untuk melintas ke kawah Bromo hingga di batas anak tangga kawah.  Dengan tekad yang kuat kami berlima berjalan menyelusuri lautan pasir menuju anak tangga, namun pas ditengah jalan Istri dan si-bungsu sudah kelelahan, akhirnya berdua menyewa kuda, sedang kami bertiga teteap berjalan dalam kondisi kelelahan, namun alhamdulillah kami bertiga bisa melewati kondisi sulit dengan suasana debu dan rebutan dengan pengayuh kuda.
Setelah kami berlima berkumpul dibawah anak tangga, kami semua berjalan meniti anak tangga yang lumayan curam dan ditutup oleh pasir, dengan berjalan tertatih tatih akhirnya kami semua mencapai puncak kawah bromo, setelah istirahat sejnak dan photo bersama akhirnya kami segera turun karena kondisi diatas sangat berbahaya tidak ada pagar penghalang/ pembatas.

Setelah mencapai kendaraan kami segera menuju ke padang savana, disekitaran lautan pasir bromo dan selanjutnya menuju pasir berisik, untuk mengabadikan moment2 terbatas ini, dan setelah puas jeprat sani-sini, akhirnya kita menuju gapura Cemoro Lawang desa Ngadisari untuk menuju Probolinggo dan selanjutnya nyebrang ke Pulau Dewata.



Tangerang, 5 Juli 2012








 photo
Bromo63_zps7a8624cc.jpg

 photo Bromo64_zps9696e487.jpg

 photo Bromo65_zpsc89eaaa5.jpg

 photo
Bromo66_zps267935c0.jpg

 photo
Bromo67_zpsb960717d.jpg

 photo
Bromo68_zps03c27e46.jpg

 photo
Bromo69_zps1e3ba9a2.jpg

 photo
Bromo78_zps5fc6e816.jpg

 photo Bromo79_zps18c845d6.jpg

 photo Bromo70_zpse73dfd53.jpg

 photo
Bromo71_zpsc1c6da0a.jpg

 photo
Bromo72_zps8c297d91.jpg

 photo
Bromo73_zps4dc7a2df.jpg

 photo
Bromo74_zps84316cd3.jpg

 photo
Bromo75_zps5a1eb48c.jpg

 photo Bromo76_zps43187b3a.jpg

 photo Bromo77_zps71c3cb12.jpg

 photo
Bromo5_zps26221372.jpg

 photo
Bromo6_zps0cc202ae.jpg

 photo
Bromo7_zps9bb59a19.jpg

 photo
Bromo8_zps2b757adf.jpg

 photo
Bromo17_zps4833925d.jpg

 photo Bromo18_zps22681033.jpg

 photo Bromo1_zps09a7a381.jpg

 photo
Bromo2_zps2f7c89a1.jpg

 photo
Bromo3_zpsa3e7e355.jpg

 photo
Bromo4_zps2cfd5d10.jpg

 photo
Bromo9_zps0c7a92c1.jpg

 photo
Bromo10_zpsad84577e.jpg

 photo Bromo11_zps92f60b55.jpg

 photo Bromo12_zps98852c6c.jpg

 photo
Bromo13_zps73f0074e.jpg

 photo
Bromo14_zps6d602d43.jpg

 photo
Bromo15_zps1e2e1258.jpg

 photo
Bromo19_zps4cc3a36a.jpg

 photo
Bromo20_zps845d22ea.jpg


 photo Bromo21_zps849716f3.jpg

 photo
Bromo22_zps4252dfab.jpg

 photo
Bromo23_zps5f0bbff6.jpg

 photo
Bromo24_zps9f9f46bd.jpg

 photo
Bromo25_zps9cea02d8.jpg

 photo
Bromo81_zpscac391f3.jpg

 photo Bromo26_zpsf3b76485.jpg

 photo Bromo27_zps5b83731b.jpg

 photo
Bromo28_zps1d4e2f4e.jpg

 photo
Bromo30_zps8c63202c.jpg

 photo
Bromo31_zpsa4a005fe.jpg

 photo
Bromo32_zps2c0aaa62.jpg

 photo
Bromo33_zps1c20786d.jpg

 photo Bromo34_zpse4130bcc.jpg

 photo Bromo35_zps1734bdcb.jpg

 photo
Bromo36_zpsd83b5278.jpg

 photo
Bromo37_zpsb6e65c20.jpg
 photo
Bromo38_zpsb767420b.jpg

 photo
Bromo39_zpsa1f1d709.jpg

 photo
Bromo40_zpsd7e9e467.jpg

 photo Bromo41_zps0523db18.jpg

 photo Bromo43_zps83d7658e.jpg

 photo Bromo42_zpsd1063dd9.jpg

 photo
Bromo29_zps40a7cbf6.jpg

 photo
Bromo82_zpsa510bb39.jpg

 photo
Bromo44_zps54a8ee60.jpg

 photo
Bromo45_zpsd1069424.jpg

 photo Bromo46_zps70c49466.jpg

 photo Bromo47_zpse32ddde0.jpg

 photo Bromo48_zpsfe0161ac.jpg

 photo
Bromo49_zps5fd1a0e9.jpg

 photo
Bromo50_zpsdfdcf093.jpg

 photo
Bromo51_zps68b870dd.jpg

 photo
Bromo52_zps4975ac40.jpg

 photo Bromo53_zps8427a220.jpg

 photo Bromo54_zps127b2599.jpg

 photo Bromo55_zps48ae6f4d.jpg

 photo
Bromo56_zps7d2f46f1.jpg

 photo
Bromo57_zps19fdadb7.jpg

 photo
Bromo58_zpsfa71b4e2.jpg

 photo
Bromo59_zpsee96e83a.jpg

 photo Bromo60_zpsc66c7f76.jpg

 photo Bromo61_zps384d0753.jpg

 photo Bromo62_zpsff0a3c3f.jpg




 photo a04eecc8.jpg

 photo aee6bfd2.jpg

 photo b01c8fc4.jpg

 photo 1b6661ac.jpg

 photo 28acb134.jpg

 photo e92313c1.jpg

 photo cc0be8b1.jpg

 photo 93c22a56.jpg

 photo a8dd84f6.jpg

 photo a77ed803.jpg



















Rabu, 04 Juli 2012

170612 - Kongkow SOCI Chapter Tangerang




Bermula dari obrolan sesaat di BBM Group dimana ada banyak members SOCI yang berdomisili di sekitar Tangerang, maka untuk memenuhi keinginan ngumpul bersama dan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 17 Juni 2012.

Lalu disepakatilah lokasi yang gampang di akses yakni di Sumeracon Mall Serpong, dan alhamdulillah dihadiri oleh ane, bro Andra, Bro Benyamin, Bro Charles dan bro William yang kebetulan member baru dan berdomisili di sekitar lokasi tersebut.

Ada banyak pembicaraan yang meliputi seputar sharing pengguna Santi di Eropa oleh Bro Benyamin, juga sharing Fotografi yang sangat menarik sekali, tapi yang lebih penting adalah menyiapkan chapter Tangerang sebagai tuan rumah untuk kopdaran berikutnya.



Tangerang, 4 Juli 2012

Minggu, 17 Juni 2012

Kopdar SOCI @Bendungan Cirata



Kopdar Komunitas Santa Fe Owners’ Club Indonesia kali ini berlangsung di Bendungan Cirata pada hari minggu tanggal 10 Juni 2012, yang dihadiri oleh member sejabodetabek, Cikarang, Purwakarta dan Bandung.
Acara dimulai dari Meeting Point Pertama di Jalan Tol Jakarta Cikampek Km 57 Rest Area jam 09:30 untuk Chapter Jabodetabek dan Cikarang, dan Meeting Point Kedua di Exti Tol Jatiluhur untuk Chapter Purwakarta dan Bandung.
Tepat jam 10:00 selanjutnya dari Km 57 rest area Komunitas ini berkonvoi ria, melewati jalan tol yang lumayan padat, menghampiri rekan2 dari chapter Purwakarta dan Bandung yang sudah menunggu di Exit Tol Jatiluhur.  Tepat jam 10:30 Komunitas Santa Fe Owners’ Club Indonesia selanjutnya berkonvoi ria menuju Waduk Cirata menyelusuri Jalan Ciganea – Cijantung – Citapen – dan selanjutnya menyelusuri jalan Pintas via Jl. Militer dimana kondisi jalan yang bagus namun lumayan sempit, jalan ini mempunyai sejarah tersendiri ujur Road Captain Bro Sonny Waluyo. Jalan Militer ini dibangun semasa Gubernur Yogie SM yang bertujuan untuk membuka jalur baru guna meningkatkan akses masyarakat yang tinggal di daerah tersebut, dan selain dari itu juga sebagai akses jalan tembus/ alternatif untuk menuju ke Waduk Cirata dan tidak melalui jalan Utama jalur Jalan Plered yang biasanya padat dan macet.


Disebut Jalan Militer juga karena mempunyai sejarah khusus dimana jalan ini dibangun di era tahun 80an, melalui program ABRI Masuk Desa ( AMD ) ujur Bro Sonny Waluyo selaku sesepuh dan Waketum Santa Fe Owner Club Indonesia, saat menjelaskan hal tersebut kepada members yang hadir dan kebetulan 2 Members baru SOCI dari Chapter Bandung Bro Satire Prabowo dan Bro Donny Irawan berasal dari anggota TNI Kesatuan Batalyon Zeni Tempur 3 Yudha Wyogrha, Kodam III Siliwangi.
Kondisi jalan yang berliku-liku, menanjak dan menurun namun teduh karena disamping kiri-kanan ditanami oleh pepohonan  serata tanaman padi yang mengijau, menambah sejuk suasana selama konvoi lepas dari padatnya jalan perkotaan yang macet dan padat, namun karena kondisi jalan yang lumayan sempit bila berpapasan dengan kendaraan lainnya maka otomatis kendaraan tersebut harus menepi dan berhenti, namun dengan penuh keakraban Komunitas Pengguna Hyundai Santa fe ini membuka jendela dan melambaikan tangan sebagai tanda salam dan terimakasih atas kesempatan diberikannya jalan buat pengguna Santa Fe lewat.

Tepat Jam 11:20, Konvoi Komunitas Santa Few Owners’ Club Indonesia tiba di area Waduk Cirata, selanjutnya membuat line up Santa Fe untuk berphoto bersama dan setelah istirahat sejenak komunitas ini menuju tepian Waduk Cirata untuk menikmati makan siang dan ngobrol bareng membicarakan rencana Klub ini guna menghadapi Ulang Tahun yang ke dua yang akan dilaksanakan bulan Oktober 2012, sambil berkenalan dengan anggota baru SOCI yakni bro Bambang Suroyo, Bro Satire dan Bro Donny, suasana obralan terasa benar Keakrabannya, Ibu-Ibu yang lebih aktrab dengan sebutan Sociwati dan Bapak-Bapak yang lebih akrab dengan sebutan SOCIers/ Santiers’ membaur dalam Guyonan dan Obrolan sekitar Tunggangan Kesayangan, Photography dan juga rencana kedepan buat kemajuan Komunitas ini.

Sungguh tak terasa Obrolan dan Guyonan menepis waktu lepas dari pandangan, akhirnya komunitas SOCI melakukan do’a bersama tanda Kopdar di Waduk Cirata sudah selesai, dan dalam hal ini Ketum SOCI Bro Zulkifli dan semua panitia Kopdaran Mengucapkan terimakasih atas Kehadiran dan partisipasi semua peserta yang hadir dalam Kopdaran kali ini, dan juga terimakasi kepada Panitia yang sudah menyipakan acara ini dari awal hingga dapat berlangsung sesua rencana.
Tepat jam 16:00, Komunitas Santa Fe Owners’ Club Indonesia bergerak menelusuri jalan utama via Jalan Plered, melintasi penjual Kramik yang terpajang dikiri-kanan jalan dan menembus kemacetan jalan disekitar pasar Plered dan selanjutnya menuju Pintu Tol Jatiluhur untuk kembali ke kediaman masing-masing.
Santa Fe Owners’ Club Indonesia menapakkan kakinya untuk terus berkiprah dalam setiap kegiatan, dengan tujuan tak lain adalah untuk meningkatkan soliditas dan eksistensi sebagai Komunitas Otomotif, melalui berbagi pengalaman tentang berbagai hal tentang Hyundai Santa Fe dan New Santa Fe di media Facebook yang sudah eksis dengan 127 anggota.  Bila anda pembaca dari media ini yang kebetulan memiliki atau ingin memiliki Hyundai santa Fe silahkan merapat disetiap kopdaran yang kita buat atau bergabung dengan SOCI di FB yang sudah eksis….Bravo SOCI.




Liputannya ada di DetikOto.com : Komunitas Hyundai Santa Fe Kumpul di Bendungan


Tangerang, 17 Juni 2012


Wasalam,



Berikut Hasil Jepretan Para Fotographer SOCI :